Darlis Soroti Ketimpangan Antara Kemajuan Infrastruktur dan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Kaltim
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.
POSKOTAKALTIMNEWS,SAMARINDA: Meningkatnya pembangunan fasilitas kesehatan di Kalimantan Timur (Kaltim). belum sejalan dengan kualitas layanan yang diterima masyarakat. DPRD Kaltim menilai pelayanan yang tidak maksimal justru menjadi persoalan utama saat ini.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa keberadaan gedung megah dan alat medis modern tak akan memberi dampak signifikan jika tidak diiringi peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan.
“Keluhan masyarakat bukan lagi soal fasilitas, tapi soal sikap dan pelayanan dari para petugas medis. Ini masalah yang tak bisa dibiarkan,” ucap Darlis, Kamis (8/5/2025).
Ia menyoroti bahwa banyak warga mengeluhkan kurangnya empati, keterlambatan pelayanan, hingga tidak konsistennya kehadiran petugas di lapangan. Menurutnya, kondisi ini bisa menggerus kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan.
Sebagai langkah perbaikan, Darlis mendorong peningkatan status puskesmas pembantu di daerah terpencil menjadi puskesmas utama. Namun, ia menekankan bahwa pembaruan status harus diiringi pembinaan SDM dan pengawasan kinerja tenaga medis.
“Jangan sampai kita hanya berbenah dari sisi fisik, tapi lupa membenahi orang-orang yang ada di dalamnya. Pelayanan yang baik lahir dari komitmen individu,” tegasnya.
Lebih lanjut, DPRD Kaltim mendesak pemerintah daerah agar memperkuat sektor pelatihan, evaluasi berkala, dan peningkatan kompetensi tenaga medis. Darlis menilai bahwa pelayanan kesehatan seharusnya mencerminkan penghargaan terhadap hak dasar warga, bukan sekadar kewajiban administratif.
“Masyarakat berhak dilayani secara manusiawi. Kalau tenaga
kesehatan bekerja hanya sebagai rutinitas, maka tujuan pelayanan publik itu
sendiri gagal dicapai,” pungkasnya. (ADV)